BRACKETS adalah aksesoris floor deck yang digunakan untuk mengikat edge stop dengan floor deck.
Kawat galvanis atau biasa disebut dengan kawat seng merupakan kawat yang telah melalui proses pelapisan logam anti karat (non corrosive metal) pada besi sebagai bahan dasarnya. Proses pelapisan galvanis sendiri melalui beberapa tahap yaitu tahap drawing, picking, menghapus karat, penguatan, pendinginan dan proses galvanisasi sebagai tahap akhirnya. Proses galvanisasi pada umumnya dapat dilakukan dengan cara yaitu mengaliri aliran listrik pada kolom galvanis (electroplatting atau elektrodeposisi) dan dengan cara mencelupkan material besi ke kolam galvanis panas (hot deep galvanis). Tujuan dari pelapisan tersebut adalah memberikan sifat anti korosi anti karat, tidak mudah berubah warna menjadi hitam, lebih kuat jika dibandingkan dengan kawat biasa. Kawat galvanis memiliki ciri tidak kaku (fleksibel) dan lunak karena dibuat dari bahan besi rndah karbon sehingga mudah dibentuk. Secara visual, kawat galvanis memiliki ketebalan yang beragam dengan warna silver namun tidak mengkilap.
END STOP adalah aksesoris floor deck yang digunakan untuk menutupi area gelombang yang akan di cor agar tidak tumpah.
EDGE STOP, SLAB 100MM adalah aksesoris floor deck yang digunakan di bagian tepi lantai untuk memberi batas ketinggian dak beton
Tujuan pemakaian insulasi adalah mempertahankan suhu nyaman dengan mencegah terjadinya pertukaran suhu antar sisi, yaitu dari sisi bersuhu lebih tinggi menuju suhu bersuhu rendah.
Baut adalah komponen mekanis yang sering digunakan untuk menyatukan dua atau lebih benda secara permanen atau sementara. Biasanya terbuat dari logam seperti baja, stainless steel, atau kuningan, baut memiliki bagian ulir di seluruh permukaannya yang memungkinkan pemasangan dengan mur atau objek berlubang yang sesuai. Tersedia dalam berbagai ukuran, bentuk, dan kekuatan, baut sering digunakan dalam berbagai aplikasi industri, otomotif, dan konstruksi. Fungsinya adalah untuk memberikan kekuatan pengikat yang stabil dan andal
Kawat baja yang dilas listrik membentuk jaring (Wire Mesh).
Wire Mesh mempunyai tegangan batas 5.000 kg/cm2 dapat digolongkan ke dalam U-50. Tegangan geser setiap kampuh las adalah sedikitnya 2.500 kg/cm2.
Produksi Wire Mesh selalu disesuaikan dengan standar sertifikasi SNI, juga dapat memproduksi ukuran khusus sesuai permintaan baik lembar maupun roll.
Standar jaringan kawat
baja las untuk tulangan beton
Standar bahan baku yang digunakan
dalam setiap proses produksi yang
dipergunakan dalam label Mesh
Sebagai tulangan untuk Beton atau yang sering dikenal dengan istilah “Cor” (Concrete).
Keunikan: Toleransi 0,1mm, kualitas U-50, SNI
WhatsApp us